Zakat tanpa potangan amil, Zakat Maal, Zakat Mal, Zakat Harta, Zakat Profesi, Panti Asuhan , rumah zakat, Bazis, Yayasan Yatim Piatu

Artikel dan Dakwah

Tips menghafal Al Qur?an

Posted at December 23, 2010 | By : | Categories : Artikel dan Dakwah | 0 Comment

1. Menumbuhkan niat ikhlas karena Allah semata, dengan berusaha sekuat tenaga meraih ridha Allah SWT

2. Harus ada azam (kemauan keras) untuk menyelesaikan hafalan (tidak putus di tengah jalan)

3. Harus ada seorang guru (Syekh, Kyai, atau ustadz) yang memiliki bacaan bagus untuk mendampingi dan memberikan semangat

4. Memiliki motivasi tinggi dan keyakinan bahwa kita bisa menjadi seorang penghafal (hafizh) walaupun memiliki keterbatasan intelektual

5. Harus menyediakan waktu khusus tiap hari dan jangan dicampur dengan kegiatan lain

6. Melawan segala godaan yang bisa mengundang kita untuk melakukan dosa. Karena kemaksiatan sangat berpengaruh terhadap buruknya hafalan

7. Memakai Al Qur?an pojok dan usahakan tidak gonta-ganti Al Qur?an

8. Menghafal harus punya target harian, mingguan dan bulanan

9. Membagi hafalan baru menjadi dua bagian: Pertama hafalan. Kedua, pengulangan. Adapun hafalan, hendaknya ditentukan waktunya setelah shalat fajar dan setelah Ashar. Sedangkan pengulangan dilakukan setelah shalat sunnah atau wajib sepanjang siang hari.

10. Hendaklah hafalannya per surat. Jika surat tersebut panjang, bisa dibagi menjadi beberapa ayat berdasarkan temanya. Tema-tema yang panjang juga bisa dibagi menjadi dua bagian atau lebih.

11. Mengulang hafalan jauh lebih sulit daripada menambah, oleh karena itu waktu terbanyak adalah untuk mengulang.

12. Dianjurkan sekali untuk memperdengarkan surat-surat yang digunakan dalam shalat malam atau shalat-shalat lainnya kepada orang lain

13. Hendaklah memperhatikan cara membacanya. Bacaan harus tartil (perlahan) dan dengan suara yang terdengar oleh telinga.

14. Disarankan kepada setiap penghafal untuk menyediakan tiga pulpen yang berlainan warna. Misalnya biru, hitam dan merah. Pulpen biru digunakan untuk menandai kesalahan sekali, pulpen hitam sebagai isyarat bahwa kesalahan yang terjadi lebih berat, sedangkan pulpen merah digunakan pada kesalah yang sampai terulang tiga kali.

15. Mengeraskan suara ketika membaca untuk menghafal karena dapat menghilangkan rasa kantuk dan rasa malas

16. Tidak diperbolehkan pindah ke halaman, surat atau kelompok ayat berikutnya kalau hafalannya belum betul-betul bersih (mantap).